Pemprov Kaltim Siap Pasok Listrik 30 MW untuk PLN

[original_title]

Jackiecilley.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berencana memperkuat pasokan listrik dengan menawarkan kolaborasi penyediaan 30 Megawatt (MW) melalui Perusahaan Daerah (Perusda) PT Ketenagalistrikan Kaltim. Langkah ini diambil untuk membantu PT PLN (Persero) dalam menghadapi defisit energi di daerah tersebut. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini bertujuan mengatasi masalah pemadaman listrik bergilir yang diharapkan tuntas sebelum Desember tahun ini.

Saat pertemuan di Balikpapan, Gubernur Rudy menyoroti ironisnya kondisi kelistrikan di Kaltim, yang kaya sumber daya batu bara namun masih mengalami kekurangan daya. PLN mencatat saat ini sistem kelistrikan daerah menghadapi defisit sekitar 80 hingga 100 MW, yang disebabkan oleh perbaikan mesin besar di sejumlah pembangkit listrik swasta.

Muchamad Meiryandi, Senior Manager PLN UID Kaltimra, menjelaskan bahwa pemadaman tersebut terjadi karena kendala teknis pada pembangkit, bukan akibat krisis pasokan batu bara. Untuk mengatasi masalah ini, PLN menyiapkan pengerahan 650 teknisi yang bekerja secara bergantian untuk mempercepat pemulihan sistem.

Dari hasil pengawasan, Unit 2 PLTU Kaltim Teluk sudah kembali beroperasi, sementara perbaikan Unit 1 ditargetkan selesai pada akhir Oktober mendatang. PLN juga berencana menambah daya sebesar 278 MW dari pembangkit sewa secara bertahap hingga Desember 2026.

Masyarakat, terutama di Samarinda, Balikpapan, dan Bontang, sebelumnya melukai keluhan akibat pemadaman berkala yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Protes massa pun terjadi, menuntut transparansi mengenai jadwal pemadaman dan kompensasi atas kerusakan peralatan elektronik. Melalui berbagai usaha, pemerintah daerah berharap sistem kelistrikan Kaltim segera pulih dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat secara penuh.

Baca Juga  Baznas Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Mustahik dengan Zmart

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *