Jackiecilley.com – Amerika Serikat telah mengusir dua delegasi Iran yang menghadiri Sidang Umum PBB di New York karena melanggar batas waktu tinggal. Keputusan ini diumumkan oleh Departemen Luar Negeri AS pada Minggu, 4 Oktober 2026. Kedua delegasi tersebut diketahui masih berada di Amerika setelah sesi Sidang Umum PBB berakhir, diduga akibat overstay.
Seorang pejabat AS menyatakan bahwa Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengambil langkah tegas terkait kepatuhan diplomatik, menekankan pentingnya mengikuti aturan yang berlaku. Dalam penjelasannya, para anggota delegasi tersebut tidak mematuhi ketentuan waktu yang telah ditetapkan dan keberadaan mereka di New York setelah akhir pertemuan resmi tidak dapat dibenarkan.
Sebelumnya, diketahui bahwa Departemen Luar Negeri telah memberikan instruksi kepada Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dan timnya untuk meninggalkan AS pada hari Senin. Namun, setelah pemantauan mendalam, pihak berwenang AS menemukan bahwa dua delegasi tersebut masih tetap berada di negara tersebut hingga hari Jumat. Proses pengusiran mereka kemudian dilakukan secara resmi oleh otoritas yang bersangkutan.
Menurut laporan yang beredar, satu dari dua anggota delegasi tersebut meninggalkan AS pada malam Jumat, sementara yang lainnya berangkat pada Sabtu pagi. Pengusiran ini terjadi setelah adanya pertemuan tingkat tinggi antara pejabat AS dan Iran selama berlangsungnya Sidang Majelis Umum PBB, meskipun Iran membantah adanya jadwal pertemuan tersebut.
Dalam tanggapannya, Misi Iran untuk PBB menolak klaim bahwa pengusiran ini terkait dengan tuntutan dari Rubio. Mereka menyatakan bahwa kepergian kedua delegasi itu sesuai dengan rencana yang telah diinformasikan sebelumnya kepada Departemen Luar Negeri AS pada 17 September.