Penerbangan di Bandara Pangkalpinang Dibatalkan Karena Erupsi

[original_title]

Jackiecilley.com – Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak signifikan terhadap penerbangan di Indonesia, khususnya di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pembatalan penerbangan rute antara Bandara Depati Amir dan Bandara Soekarno Hatta di Jakarta diberlakukan sebagai langkah keamanan, mengingat potensi bahaya akibat abu vulkanik.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Muhammad Haekal, menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna menjaga keselamatan penerbangan. Pada Minggu, beberapa penerbangan telah dibatalkan, termasuk dua dari Jakarta menuju Pangkalpinang dan dua sebaliknya. Maskapai yang terpengaruh mencakup Super Air Jet dan Citilink.

Kondisi penerbangan dapat berubah tergantung pada perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan analisis ruang udara serta NOTAM yang diterbitkan. Haekal menekankan pentingnya bagi calon penumpang untuk secara rutin memeriksa status penerbangan yang mereka rencanakan. Ia juga menyarankan penumpang untuk menghubungi contact center inJourney Airport di nomor 172 guna mendapatkan informasi terbaru dan bantuan.

Pembatalan ini tentunya menimbulkan ketidaknyamanan bagi penumpang, namun keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Dengan situasi yang terus berubah, pihak bandara berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada masyarakat. Penerbangan lanjutnya akan dievaluasi sesuai dengan perkembangan terbaru dari aktivitas vulkanik.

Baca Juga  Bencana Sumatera Diprediksi Tekan Ekonomi 0,017% menurut BI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *