Kemnaker Dorong Kolaborasi Pendidikan Atasi Tantangan Kerja

[original_title]

Jackiecilley.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan untuk mengatasi tantangan ketenagakerjaan, seperti ketidaksesuaian antara kualifikasi lulusan dan kebutuhan pasar kerja. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyatakan bahwa kerja sama ini akan memperkuat “link and match” antara pendidikan tinggi dan industri, sehingga dapat menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan kompeten dalam era teknologi dan otomatisasi.

Pada pekan lalu, Kemnaker resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU). Cris menjelaskan bahwa perubahan dalam struktur industri saat ini menuntut lembaga pendidikan untuk fokus tidak hanya pada capaian akademis, tetapi juga pada keterampilan yang relevan dengan dunia kerja.

Kemnaker dan Unsurya sepakat untuk berkolaborasi dalam beberapa bidang strategis, termasuk pengembangan kompetensi SDM, pemanfaatan sistem informasi pasar kerja, serta pelatihan dan sertifikasi profesi. Kerja sama ini juga bertujuan untuk memperkecil kesenjangan kualifikasi yang sering dialami lulusan dalam mencari pekerjaan.

Cris menambahkan, kemitraan ini akan membantu memperkuat pertukaran pengetahuan antara praktisi dan akademisi, serta menjadikan riset berbasis data empiris sebagai dasar dalam perumusan kebijakan publik. Harapannya, kolaborasi ini tidak hanya berakhir pada penandatanganan, tetapi dapat menghasilkan program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, lulusan, serta dunia usaha.

Baca Juga  China Dominasi! Para Pemimpin Dunia Berlomba Bertemu Xi Jinping

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *