Pemkab Pidie Jaya Percepat Pemulihan Lahan Pertanian Pascabencana

[original_title]

Jackiecilley.com – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, sedang mempercepat pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi. Melalui Dinas Pertanian, upaya rehabilitasi dan rekonstruksi tengah dilakukan untuk mengembalikan fungsi lahan bagi masyarakat agar bisa berproduksi kembali.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Pidie Jaya, M Nur Isga, menyatakan bahwa total luas lahan pertanian di kabupaten mencapai 8.500 hektare. Dari jumlah tersebut, 1.607 hektare mengalami kerusakan akibat luapan Sungai Meureudu, dengan rincian 259 hektare dalam kondisi rusak berat, 143 hektare rusak sedang, dan 1.225 hektare rusak ringan.

Untuk memfasilitasi rehabilitasi, pihak Dinas Pertanian menggunakan traktor di beberapa lokasi, seperti di Gampong Beuringen, Kecamatan Meurah Dua. Namun, kondisi lahan di Gampong Blang Cut, Gampong Buangan, dan Gampong Dayah Kruet masih memerlukan penanganan lebih lanjut karena kerusakan yang parah.

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, memberikan dukungan kepada langkah cepat Dinas Pertanian dan menekankan pentingnya pemulihan bagi kehidupan masyarakat. Ia menyatakan bahwa rehabilitasi tidak hanya meliputi infrastruktur tetapi juga fokus pada produktivitas lahan pertanian, sehingga petani bisa kembali beraktivitas.

Sibral Malasyi juga berharap agar semua pihak terkait melakukan pendataan secara menyeluruh untuk menentukan prioritas penanganan. “Kami ingin memastikan petani kembali ke sawah dan sektor pertanian pulih sehingga Pidie Jaya dapat dibangun kembali dalam keadaan yang lebih tangguh,” tuturnya. Pemulihan sektor pertanian dianggap krusial untuk mendukung kehidupan masyarakat pascabencana.

Baca Juga  Pemerintah Dianggap Tidak Paham Matematika Ekonomi Politik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *