Tesla Integrasikan Model AI Doubao China dalam Sistem Kendaraannya

[original_title]

Jackiecilley.com – Tesla, produsen otomotif asal Amerika Serikat, secara resmi mengintegrasikan model bahasa Doubao yang dikembangkan oleh ByteDance ke dalam kendaraan listriknya yang dijual di China Daratan. Pembaruan ini diumumkan oleh Tesla China dan dijadwalkan untuk memberikan pengalaman interaktif lebih bagi pengguna.

Sistem suara cerdas yang ada pada kendaraan ini diaktifkan melalui tombol suara di kemudi. Fitur yang ditawarkan berbagai macam, mulai dari percakapan santai, bernyanyi, hingga pelatihan dialog bahasa Inggris. Selain itu, pengguna juga dapat memilih dari empat warna suara dan lima mode pengoperasian yang berbeda, menciptakan pengalaman berkendara yang lebih dinamis.

Doubao, yang terintegrasi dalam sistem infotainmen, menawarkan interaksi suara real-time dan melampaui model konvensional seperti walkie-talkie yang hanya memberikan respon “tanya-jawab”. Dengan begitu, Tesla menyajikan interaksi yang lebih alami dan proaktif. Langkah ini juga menunjukkan kecenderungan industri otomotif yang semakin mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Sebelumnya, Mercedes-Benz juga telah menetapkan kemitraan dengan ByteDance untuk mengadopsi model Doubao ke dalam kendaraan listriknya pada tahun 2025. Hal ini memungkinkan dua raksasa otomotif ini untuk saling bersaing dalam inovasi teknologi.

Di sisi lain, kemajuan teknologi AI di China semakin pesat, di mana Alibaba baru-baru ini meluncurkan model bahasa Qwen3.8-Max, serta peluncuran model open-source Kimi K3 oleh Moonshot AI, yang memiliki 2,8 triliun parameter. Para pakar AI mencatat bahwa perkembangan ini menunjukkan tradisi kolektif dalam inovasi, berpotensi mengubah lanskap pengembangan AI global.

Baca Juga  Investigasi Metodologis Terkait Dugaan Under-Invoicing Sawit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *