Mossad Diduga Rencanakan Serangan terhadap Bos Militer Pakistan

[original_title]

Jackiecilley.com – Mossad, badan intelijen Israel, diklaim merencanakan pembunuhan terhadap kepala militer Pakistan, Field Marshal Asim Munir, saat berlangsungnya perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Swiss. Pernyataan ini disampaikan oleh jurnalis Brasil dan pakar geostrategi, Pepe Escobar, dalam sebuah podcast yang dipandu oleh Mario Nawfal.

Menurut Escobar, informasi tentang rencana pembunuhan ini mencuat saat Pakistan berperan sebagai mediator dalam negosiasi yang diatur di bawah Nota Kesepahaman (MoU) antara AS dan Iran. Ia menjelaskan bahwa militer Pakistan telah menerima informasi kredibel mengenai upaya tersebut, yang diduga diprakarsai oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. “Jika Anda menyentuh delegasi kami, kami akan menghapus Anda dari peta,” ungkap Escobar, merujuk pada peringatan yang disampaikan pihak Pakistan kepada Israel.

Hingga saat ini, baik Pakistan maupun Israel belum memberikan konfirmasi resmi mengenai klaim ini. Pemberitaan muncul beberapa hari setelah Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, memimpin delegasi negeri itu dalam upaya meredakan ketegangan antara Washington dan Teheran. Di sisi lain, pemimpin Israel menyampaikan kritik atas proses perundingan ini, menginginkan keterlibatan yang lebih besar dari mereka.

Namun, media di Pakistan membantah klaim tersebut, menyebutnya tidak berdasar. Jurnalis senior, Kamran Khan, mengutip pernyataan dari seorang pejabat keamanan tinggi yang menyatakan bahwa informasi tentang rencana Mossad adalah omong kosong dan sepenuhnya tidak dapat dipercaya. Situasi ini menambah ketegangan di kawasan yang memang sudah terpolarisasi oleh konflik berkelanjutan.

Baca Juga  FIFA Kirim Surat, Erick Thohir Yakin Terus Pimpin PSSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *