Jackiecilley.com – Lamine Yamal mencetak sejarah di Piala Dunia 2026 dengan golnya melawan Arab Saudi, menjadikannya salah satu pemain muda berpengaruh di tingkat internasional. Pertandingan berlangsung di Stadion Atlanta pada Minggu (21/6) dan berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Timnas Spanyol.
Yamal, yang baru berusia 18 tahun, membuka gol bagi Spanyol pada menit ke-10 setelah memanfaatkan kesalahan pertahanan lawan, menegaskan posisinya sebagai “jimat keberuntungan” bagi La Roja. Tim ini tercatat belum pernah kalah dalam 21 laga terakhir di mana Yamal menjadi starter, dengan rincian 15 kemenangan dan 6 imbang.
Dalam laga tersebut, Yamal juga menjadi pemain ketujuh yang berhasil mencetak gol di putaran final Piala Dunia sebelum berusia 19 tahun. Selain itu, ia adalah pemain pertama yang menjadi starter di Euro dan Piala Dunia pada usia 18 tahun atau lebih muda. Hasil ini menunjukkan kontribusi signifikan Yamal terhadap tim, yang asuhan pelatih Luis de la Fuente.
Tim Arab Saudi, di bawah kendali Georgios Donis, berupaya bertahan dalam formasi 5-3-2 tetapi gagal mengimbangi tekanan yang diberikan Spanyol. Kapten Arab Saudi, Salem Al-Dawsari, belum mampu memberikan kontribusi maksimal dan terisolasi di lini depan, sementara timnya hanya mencatat dua percobaan yang tidak mengancam gawang Spanyol.
Dominasi Spanyol terlihat jelas, dengan penguasaan bola mencapai 74 persen dan total tembakan 16, sementara Arab Saudi hanya mencatat dua tembakan. Dengan performa menawan ini, Spanyol menunjukkan diri sebagai kandidat kuat untuk meraih gelar juara Piala Dunia 2026.