Bumi Bangga Akan Keindahan Langit yang Memesona

[original_title]

Jackiecilley.com – Kisah agung dari peristiwa Isra Mikraj menimbulkan kebanggaan bagi bumi yang berargumen dengan langit. Dalam narasi yang terdapat dalam Kitab Tanbihul Ghafilin karya Imam Abu Laits As-Samarqandi, bumi menyatakan superioritasnya dengan berbagai keindahan yang ada padanya, termasuk negara, laut, sungai, dan gunung. Namun, langit memberikan tanggapan, mengklaim keindahan yang lebih meliputi matahari, bulan, bintang, serta berbagai surga.

Bumi, tidak mau kalah, menegaskan tempatnya sebagai lokasi bersejarah, di mana para nabi dan wali berkunjung. Kekuatan hujah bumi membuat langit terdiam, yang kemudian menghadap kepada Allah untuk memohon agar Nabi Muhammad SAW diangkat ke langit.

Permohonan ini dikabulkan oleh Allah pada malam 27 Rajab. Dalam momen tersebut, Malaikat Jibril diperintahkan untuk mengambil Buraq, hewan yang menakjubkan, untuk menemui Nabi Muhammad. Jibril menemukan Buraq, di antara 40.000 lainnya, yang tampak bersedih karena kerinduan terhadap nama Muhammad yang telah ia dengar selama bertahun-tahun.

Sebelum Buraq dibawa kepada Rasulullah SAW, Jibril memakaikan pelana dan kekang, mempersiapkannya untuk perjalanan yang monumental ini. Peristiwa Isra Mikraj ini menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Islam, menyatukan seluruh makhluk dalam momen yang luar biasa. Keseluruhan kisah ini tidak hanya meningkatkan keimanan tetapi juga memperkuat rasa rasa syukur umat terhadap kebesaran Allah dan kedudukan Nabi Muhammad sebagai pemimpin para nabi.

Baca Juga  Indonesia dan Kanada Teken Kesepakatan Pertahanan dan Investasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *